Menu Tutup

Tangki Kimia

Kenali Jenis-jenis Tangki Kimia Beserta Kegunaannya

Pernahkah Anda melihat dan mendengar istilah tangki kimia? Tangki jenis ini seringkali digunakan dalam bidang industri. Keberadaannya biasanya digunakan untuk menyimpan air maupun cairan kimia. Bisa dibilang jika keberadaannya sangat membantu dalam berbagai bidang sehinga sering digunakan.

Tangki jenis ini juga dikenal dengan nama fiberglass. Kenapa demikian? Karena terbuat dari bahan berkualitas dan bisa digunakan untuk berbagai hal. Terbuat dari bahan berkualitas membuatnya sangat awet sehingga bisa digunakan dalam waktu yang sangat lama.

Tangki ini ternyata juga memiliki beberapa jenis. Jadi, ketika membelinya pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan. Apa saja jenis-jenisnya? Untuk lebih jelasnya, simak uraian kami Rekat Fiberglass di bawah ini. Namun, sebelum membahasnya akan dijelaskan mengenai pengertiannya.

 

Pengertian Tangki Kimia atau Fiberglass

Tangki kimia jenis ini merupakan sebuah alat atau wadah yang digunakan untuk menampung bahan-bahan kimia. Bahan-bahan kimia tersebut bisa membahayakan kesehatan apabila terpapar langsung oleh manusia. Di pasaran tangki ini dijual dengan ukuran dan juga harga yang bervariasi, tergantung kebutuhan.

Keberadaan tangki ini biasanya digunakan oleh berbagai tempat, seperti pabrik, industri manufaktur, rumah sakit dan sebagainya. Di rumah sakit, tangki tersebut digunakan sebagai bagian dari sistem instalasi pembangunan limbah atau IPAL.

Bahan atau zat kimia yang disimpan di tangki tersebut memang sangat membahayakan manusia dan mahluk hidup lainnya. Supaya hal tersebut tidak terjadi maka di desain sedemikian rupa agar tidak bocor. Oleh karena itu, teknisi atau produsen membuatnya dengan baik dan sangat teliti.

Supaya tangki bisa berfungsi dengan maksimal, saat pembuatannya harus memperhatikan bahan atau material yang digunakan. Tidak mengherankan jika harga tangki ini cukup mahal karena memang terbuat dari bahan berkualitas.

Jenis-jenis Tangki Kimia

Supaya tangki bisa berfungsi dengan maksimal ketika digunakan, maka tidak diciptakan hanya satu jenis saja. Akan tetapi, dibuat dalam beberapa jenis sesuai kebutuhan. Apa saja jenis-jenisnya? Supaya lebih jelas, simak uraian di bawah ini.

tangki kimia

  1. Tangki Bertekanan

Jenis yang pertama ada tangki bertekanan. Tangki bertekanan ini berfungsi sebagai tempat penampungan bahan dan zat kimia dengan tekanan tinggi. Wujud bahan kimia yang tersimpan yaitu cairan atau fluida.

Tangki jenis ini khusus dibuat untuk menyimpan bahan atau zat kimia yang memiliki tekanan sekitar 11 psi atau lebih. Contoh senyawa kimia dengan tekanan tinggi yaitu minyak bumi.

Disimpannya bahan tersebut dalam tangki kimia supaya kualitasnya tetap terjaga dengan baik. Meskipun, harga jual di pasaran cukup mahal. Namun, kualitas dan manfaat yang diperoleh sudah sebanding dengan harga mahalnya. Tangki bertekanan dibagi lagi menjadi 3, antara lain:

Bullet Tank

Bullet tank atau tangki peluru umumnya digunakan untuk menyimpan LPG, propane, butane, H2, dan ammonia. Selain itu, juga untuk menyimpan bahan dengan tekanan diatas 15 psig. Fungsi bullet sebagai pressure vessel dengan kapasitas penyimpanan maksimum 2000 barrel.

Spherical tank

Spherical tank berfungsi sebagai tempat penyimpanan gas yang dicairkan seperti LPG, O2, dan N2. Serta gas-gas lain yang memiliki tekanan sampai dengan 75 psi. Ketika menyimpan LGN dengan suhu -190 dan tekanan 16 psig, (cryogenic) tangki ini dibuat dengan dinding dua lapis dan diantara lapisan tersebut terdapat bahan seperti polyurethane foam. Kapasitas spherical tank bisa mencapai 50000 barrel.

Dome Roof Tank

Dome Roof Tank merupakan tangki penyimpanan bahan-bahan yang mudah terbakar, meledak dan mudah menguap seperti gasoline. Bahan yang disimpan di dalam tangki ini memiliki tekanan mulai dari 0,5-15 psig. Dome Roof Tank juga dapat digunakan untuk menyimpan bahan liquid seperti H2, N2, O2, air dan CO2 dengan temperature rendah atau cryogenic.

tangki kimia

  1. Tangki Atmospheric

Tangki kimia jenis yang kedua yaitu ada tangki atmospheric. Tangki atmospheric ini berkebalikan dengan jenis sebelumnya yang khusus dibuat untuk menampung bahan kimia bertekanan tinggi. Sedangkan atmospheric khusus dibuat untuk menyimpan bahan atau zat kimia dengan tekanan rendah.

Wujud dari bahan atau zat kimia dengan tekanan rendah seperti minyak atau cairan (fluida). Sedangkan senyawa kimia yang memiliki tekanan rendah yaitu obat-obatan atau bahan farmasi.

Harga tangki atmospheric yang dijual di pasaran cukup bervariasi, tergantung spesifikasi dan bahannya. Meski begitu fungsinya tetap sama. Perbedaannya terdapat pada kualitas untuk mempertahankan senyawa kimia yang tersimpan di dalamnya. Tangki kimia jenis ini dibagi menjadi 7, antara lain:

Fixed Cone Roof Tank

Fixed Cone Roof Tank biasanya digunakan untuk menyimpan berbagai bahan jenis fluida yang memiliki tekanan rendah. Selain itu, bisa juga digunakan untuk menyimpan berbagai macam bahan/produk seperti crude oil, gasoline, benzene, dan fuel. Di samping itu tangki ini dapat digunakan untuk bahan baku bersifat korosif, dan mudah terbakar.

Tangki Umbrella

Tangki jenis ini memiliki bentuk tutup yang melengkung dan memiliki titik puncak. Bentuk tutup tangki ini persis seperti payung (umbrella) dan memiliki kegunaan sama seperti Fixed Cone Roof Tank, Perbedaannya hanya pada tutup berbentuk payung.

Fixed Dome Roof

Tangki ini biasa disebut dengan tangki tutup cembung tetap. Kegunaannya sama seperti Fixed Cone Roof Tank. Tangki ini akan memiliki nilai ekonomis apabila digunakan dengan volume > 2000 m3 dan cukup ekonomis hingga 7000 m3 atau yang memiliki diameter < 65 m.

Tangki Horizontal

Tangki horizontal memiliki fungsi sebagai tempat menampung bahan kimia dengan tingkat penguapan rendah atau low volatility. Bahkan tangki ini dapat digunakan untuk menyimpan air minum dengan tekanan uap < 5 psi. Di lihat dari segi bentuknya, memiliki diameter 12 feet / 3,6 m dan panjang 60 feet / 18,3 m.

Plain Hemispheroid

Tangki jenis Plain Hemispheroid digunakan untuk menimbun bahan cairan atau fluida, contohnya minyak. Bahan yang disimpan di dalam tangki harus memiliki tekanan uap (RVP) kurang dari atau dibawah 5 psi.

Plain Spheroid

Jenis berikutnya ada Plain Spheroid. Tangki jenis ini memiliki spesifikasi untuk menyimpan bahan bertekanan rendah. Tangki Plain Spheroid memiliki kapasitas penyimpanan 20.000 barrel.

Noded Spheroid

Sama halnya dengan fixed cone dan dome roof, tangki jenis Noded Spheroid memiliki internal floating roof. Penggunaan internal floating roof bertujuan untuk menyimpan bahan yang mudah terbakar, mudah menguap. Kelebihan dari internal floating roof adalah meminimalisir tingkat penguapan dan dapat mengurangi resiko kebakaran.

Kegunaan Tangki Kimia

Setelah mengetahui jenis-jenis tangki kimia, selanjutnya akan diuraikan mengenai kegunaannya. Seperti yang dijelaskan di atas, tangki ini dibuat khusus untuk menyimpan berbagai bahan kimia mulai dari yang bertekanan rendah hingga tinggi. Selain itu juga bisa digunakan untuk sistem pembangunan limbah atau IPAL.

Tangki kimia yang paling berkualitas terbuat dari bahan fiberglass. Alasannya karena reaksi keras dari bahan kimia bisa di minimalisir. Bisa dibilang tangki yang terbuat dari fiberglass lebih unggul dibandingkan lainnya.

Tangki dari bahan fiberglass memiliki desain yang lebih tangguh, kuat serta mudah diperbaiki ketika rusak. Anda juga tidak perlu khawatir jika bahan kimia yang tersimpan di dalamnya akan bocor dan membahayakan manusia.

Nah itulah jenis-jenis tangki kimia beserta kegunaannya. Diharapkan uraian di atas bisa membantu Anda mengetahui jenis-jenis dari tangki tersebut. Serta mengetahui betapa kompleks-nya kegunaan yang dimiliki dalam berbagai bidang dan tempat. Jika anda berminat mendapatkan produk ini segera hubungi tim marketing kami Rekat Fiberglass. Dapatkan segera informasi lebih lanjut dan penawaran harga yang menarik untuk anda dapatkan. Semoga bermanfaat.