Menu Tutup

Ground Tank Penampungan Air Bersih dan Air Limbah

Ground tank hadir dengan pilihan ukuran yang bermacam-macam. Kelebihannya pun cukup banyak, bisa didapat dengan mudah. Tersedia berbagai macam ukuran sesuai kebutuhan.

Tersedia dua macam fungsi dari komponen tersebut. Fungsinya sebagai penyimpanan air bersih dan cairan limbah. Bentuknya bervariasi sesuai dengan ukurannya.

Kebutuhan tempat penyimpanan yang satu ini cukup dinanti dan sangat dibutuhkan. Desainnya menarik dengan ketahanan bahan yang kuat dan kokoh.

Hal ini karena peralatan yang satu ini diletakkan di dalam tanah. Sehingga kuatnya bahan pastinya tidak mudah tembus. Tangki pendam fiber ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

ground tank
Ground Tank Fiberglass.

Ground Tank, Tangki Penampungan Air dan Limbah

Tempat penyimpanan air bawah tanah ini cukup banyak fungsinya. Tidak hanya untuk tempat penyimpanan air, namun juga digunakan untuk cairan limbah atau kimia. Mungkin sebagian besar orang masih belum tahu apa sebenarnya ground water tank tersebut.

Tempat penampungan dalam tanah ini biasa digunakan atau berfungsi untuk menampung kebutuhan air dalam jumlah besar. Hal ini karena kebutuhan air bersih selalu menjadi hal utama yang perlu diperhatikan. Komponen ini biasa digunakan untuk berbagai instansi besar.

Penggunaan Tangki Pendam Ground Tank

Misalnya pada area pabrik, hotel, rumah sakit, mall, dan tempat lainnya. Ketersediaan sumber air cukup sulit, apalagi di area perkotaan. Oleh sebab itu, dibutuhkannya tempat penyimpanan air bawah tanah ini. Tidak hanya itu saja, limbah yang kerap sekali menjadi masalah juga bisa teratasi.

Dengan menggunakan penampungan dalam tanah yang satu ini, bisa menjadi solusi yang tepat.. Apalagi di berbagai tempat di kota besar membuang limbah cukup sulit. Dengan adanya ground penampungan inilah, limbah akan teratasi dengan aman. Ketika tempat penampungan penuh, cukup dilakukan pengurasan atau sedot limbah.

Jika biasanya area perumahan menggunakan tampungan air jenis roof tank, namun pada beberapa bangunan besar menggunakan tampungan bawah tanah tersebut. Sehingga tetap aman dalam menampung air dan limbah dalam jumlah besar. Perbaikan ground tank juga mudah sehingga menjadi barang  yang cukup dibutuhkan keberadaannya.

Bagian dan Fungsi Ground Tank

Fungsi ground penampungan ini cukup bervariasi. Tidak hanya sebagai penyimpanan air bersih dan limbah saja. Namun, bisa juga digunakan untuk berbagai kebutuhan air seperti mengolahnya. Contohnya untuk hydrant pada beberapa bangunan besar.

Hydrand itu sendiri memiliki kegunaan untuk memadamkan kebakaran ketika tempat tersebut mengalaminya. Misal jika rumah sakit, mall, maupun apartement kebakaran di dalam gedung. Berikut ini ada beberapa bagian pada tempat penampungan bawah tanah yang satu ini. Bagian dan fungsinya bisa diketahui dari ulasan berikut.

  1. Intake

Bagian pada tempat penampungan dalam tanah yang pertama yaitu intake. Intake berfungsi sebagai penyaring benda-benda dalam air. Komponen ini merupakan bagian pertama yang dapat menampung air atau cairan limbah.

Dalam intake masih terdapat bar screen yang berguna sebagai penyaringnya. Selanjutnya ketika tahapan ini sudah dilalui, barulah air akan dipompa menuju bagian selanjutnya.

  1. Water Treatment Plant

Pada bagian selanjutnya yang disebut dengan water treatment plant yang dimana akan terjadi 5 tahap filterasi. Fungsi utama komponen ground tank yang satu ini yaitu mengolah air agar bisa langsung digunakan untuk minum, mandi, dan kebutuhan lainnya.

Setelah proses pertama dari intake, akan masuk proses berikutnya yaitu proses koagulasi. Proses tersebut yaitu pemisahan air dengan kotoran yang terbawa. Sedangkan pada tahapan kedua, flokulasi, yaitu proses pembentukan flok.

Sementara tahapan ketiga yaitu sedimentasi yang berarti proses pengendapan partikel koloid dari proses sebelumnya. Di bagian tahapan keempat merupakan filterasi atau penyaringan air.

Bagian tahapan terakhir yaitu desinfeksi, merupakan penambahan senyawa untuk mematikan kuman yang terdapat dalam air. Disinilah air bersih akan diolah dan dijadikan air layak konsumsi sesuai standar kesehatan.

  1. Reservoir

Bagian terakhir ground penampungan air ini yaitu reservoir. Komponen ini memiliki fungsi sebagai tempat penampungan sementara air sebelum didistribusikan. Disini semua proses filterasi sudah tidak ada karena air siap dipakai. Menggunakan penampungan air bawah tanah lebih bagus, lebih bersih, dan jauh dari lumut.

Cara Pemasangan Ground Tank, Tangki Bawah Tanah

Ground tank FRP selain memiliki beberapa bagian dengan fungsi berbeda juga memiliki ukuran yang banyak. Sehingga mampu menampung air bersih dan limbah dengan baik. Tidak hanya itu saja, pemasangannya pun perlu dilakukan dengan baik. Ada peralatan khusus yang memadai, karena bentuknya kotak berukuran besar.

Hal yang perlu anda lakukan yaitu lokasi penempatan penampungan tersebut. Ada beberapa tahap yang perlu dilakukan ketika ingin menanam tempat penampungan dalam tanah tersebut. Berikut ini tahapan yang bisa dilakukan.

Buat Lubang Galian

Saat akan memasang ground penampungan ini, anda perlu menentukan lokasi dan membuat lubang galian. Buat lubang yang lebih besar dari diameter tampungan tersebut. Selain itu, perkirakan juga kedalaman lubang hingga bagian leher tangki saja.

Sebaiknya pada bagian dinding, gunakan lapisan beton atau cor agar dapat menjaga kestabilan tangki. Berikan space minimal 5cm antara tangki dengan dinding beton.

Landasan yang Kokoh

Langkah selanjutnya dengan membuat landasan atau alas yang kokoh dan tidak miring. Dengan begitu, tangki tidak akan bocor bahkan bergeser. Anda bisa membuatnya dengan cor, bata, atau paving yang tertata pada posisi rata.

Masukkan Tangki

Langkah berikutnya jika tempat galian sudah siap, barulah masukkan tangki penampungan air dan limbah tersebut. Pastikan posisi tangki dalam keadaan tegak lurus dan tepat berada di tengah.

Pastikan Tangki Tidak Mengambang

Saat memberi space atau jarak antara dinding dan tangki akan bermanfaat agar tidak mengambang. Selain itu, hal ini juga mempermudah masuknya tangki ke dalam lubang galian.

Pastikan tangki air benar-benar menapak pada landasannya. Selanjutnya silahkan isi tangki air hingga ke bahu tangki. Hal ini bertujuan agar tangki benar-benar menapak pada paving dan tidak mengambang.

Beri Ventilasi

Jangan lupa dalam pemasangan ground tank fiberglass berikan ventilasi, yaitu dengan menambahkan pipa untuk memberi ruang sirkulasi udara. Jangan biarkan pipa udara tersebut sampai tertutup. Namun, sebelumnya berikan tambahan pasir lembut untuk mengisi ruang kosong dalam galian.

Tutup Tangki

Terkadang masih sering terlupakan pada saat pemasangan tangki, yaitu menutup kembali setelah pemasangan selesai. Pastikan anda tidak lupa menutupnya agar kebersihan air tetap terjaga. Selain itu, juga meminimalisir tumbuhnya lumut.

Buat Pelindung

Setelah instalasi pemasangan penampungan air dan limbah selesai, jangan lupa untuk membuat pelindungnya. Agar tangki tahan lama dan terlindung dari sinar matahari, berikan pelindung agar tempat penyimpanan tersebut awet dan tahan lama.

Dengan begitu, tampungan lebih awet dan tidak berlumut. Menggunakan pelindung cor juga bisa menahan semua benda yang bersentuhan dengan tangki penampungan dalam tanah.

Karena kelebihan dan materialnya yang kokoh, para supplier banyak menggunakan jenis tampungan dalam tanah yang satu ini. Ground tank memiliki beberapa kelebihan dengan langkah pemasangan khusus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *